Minggu, 03 Juni 2012

ciri-ciri gurindam


ciri-ciri gurindam
1. Satu bait terdiri atas dua larik.
2. Satu larik terdiri atas empat kata.
3. Satu larik terdiri atas 8 - 12 suku kata
4. Satu larik terdiri atas satu irama.
5. Dua larik itu merupakan rangkaian sebab-akibat, anak kalimat-induk kalimat/kalimat subordinat - kalimat inti.
Larik I : sebab, (anak kalimat)
Larik II : akibat, (induk kalimat)
6. Dipergunakan untuk menyindir dan memberi nasihat.

Contoh :
·  KURANG PIKIR KURANG SIASAT
tentu diri kelak tersesat
·  KALAU BANYAK BERKATA-KATA
disanalah boleh terjadi dusta


Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari Tamil (India)

Ciri-ciri gurindam :
a. Sajak akhir berirama a – a ; b – b; c – c dst.
b. Berasal dari Tamil (India)
c. Isinya merupakan nasihat yang cukup jelas yakni menjelaskan atau menampilkan suatui sebab akibat.
Contoh :
Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)

Barang siapa tinggalkan sembahyang ( b )
Bagai rumah tiada bertiang ( b )

Jika suami tiada berhati lurus ( c )
Istri pun kelak menjadi kurus ( c )
.


Gurindam


B. Membacakan dan Menanggapi Teks Gurindam

Tujuan Pembelajaran

Anda diharapkan mampu mengidentifikasi ciri-ciri gurindam, lancar membacakan-
nya, mendiskusikan kata-kata sulit, membicarakan pesan-pesan di dalamnya, mengait-
kan isinya dengan kehidupan sekarang, serta menyimpulkannya.

1. Mengidentifikasi Ciri-ciri Gurindam

Gurindam termasuk sastra lama. Gurindam ditulis dalam bentuk bait-bait.
Setiap bait berisi dua baris. Baris-baris itu mempunyai persamaan bunyi (sering
dirumuskan a-a). Dua baris dalam satu bait gurindam umumnya dipahami
sebagai satu kalimat yang sempurna. Kalimat itu terdiri atas dua anak klausa
(sering disebut induk dan anak kalimat).

Isi gurindam berupa nasihat. Kalimat dalam gurindam (baris pertama dan
kedua) umumnya menunjukkan hubungan persyaratan dan konsekuensi.
Berdasarkan bentuk/isi gurindam ciri-cirinya sebagai berikut.
a. Tiap-tiap suku (bait) terdiri atas dua baris.
b. Banyaknya suku kata pada tiap-tiap baris tidak tetap, (biasanya 10-12
suku kata).

c. Sajaknya a-a. Gurindam yang baik bersajak penuh, tetapi ada juga yang
bersajak paruh.
d. Baris kedua adalah akibat atau balasan yang tersebut dalam baris pertama.
e. Gurindam berisi nasihat.

Contoh:

a. Barang siapa tidak sembahyang
Ibarat rumah tidak bertiang.
Dengan bapa jangan durhaka
Supaya ayah tidak murka

b. Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi

Perhatikan cuplikan gurindam di atas, lalu jawablah pertanyaan di bawah ini
secara lisan!

Bagaimana persajakan pada akhir baris gurindam?
Apakah isi gurindam itu?
Kepada siapa nasihat itu cocok diberikan?
Coba terangkan hubungan baris pertama dan kedua gurindam itu!
Apakah isi nasihat masih cocok digunakan sekarang?

2. Lancar Membawakan Gurindam dengan Lafal dan Intonasi yang
Tepat



Bacalah dan pahami makna gurindam dua belas di bawah ini! Setelah Anda
berlatih berulang-ulang, bacalah di depan kelas dengan lafal dan intonasi yang
tepat!

Gurindam Duabelas

Pasal 1
Barangsiapa mengenal Allah
Suruh dan tengah-Nya tiada ia menyalah
Pasal 2
Barangsiapa meninggalkan sembahyang
Bagai rumah tidak bertiang
Pasal 3
Apabila terpelihara kuping
Kabar yang jahat tiada damping

85


Pasal 4
Barangsiapa meninggalkan zakat
Tidaklah hartanya boleh berkat
Pasal 5
Jika hendak mengenal orang yang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Pasal 6
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang setiawan
Pasal 7
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya lebih
Pasal 8
Keaiban orang jangan dibuka
Keaiban sendiri hendaklah sangka
Pasal 9
Kebanyakan orang muda-muda
Di situlah tempat setan menggoda
Pasal 10
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Pasal 11
Hendaklah berjasa
Kapada yang berbangsa
Pasal 12
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja

3. Mendiskusikan Arti Kata Sulit

(Dikutip dari Gurindam Duabelas, karangan Pujangga Raja Ali Haji (1847;
via Nursisto; 2000:24)

Setelah membaca dalam hati dan juga membacakan di depan kelas,
identifikasikan kata-kata sulit dalam gurindam tersebut di atas! Diskusikan
dengan teman sebangku dan salinlah format berikut ke dalam buku tugas
masing-masing!

Format 5.2

No.

1.
2.

86

Gurindam

Kata-kata Sulit

Zakat
………………………

Makna

Beramal
………………………….

Pengucapan yang Sulit

………………………………
………………………………

Bahasa dan Sastra Indonesia SMA dan MA Kelas XII Program IPA – IPS

4. Membicarakan Pesan-pesan dan Nilai-nilai Gurindam dan
Relevansinya dengan Kehidupan Sekarang

Dalam setiap gurindam pasti mengandung nasihat tetentu. Oleh karena
itu, perlu diidentifikasi masing-masing baris agar diketahui nasihat atau pesan
di dalam gurindam tersebut. Salin format berikut di buku tugas masing-masing
dan isilah!

Format 5.3

No.

1.
2.

Gurindam

Baris

………….
………….

Pesan-pesan

………………
………………

Relevansinya dengan Kehidupan Sekarang

…………………………………………………………
…………………………………………………………

5. Menjelaskan Keterkaitan Gurindam dengan Kehidupan Sehari-hari

Setelah membaca dan mengidentifikasikan semua pesan-pesan gurindam
di atas, tulislah kesimpulan isi dan keterkaitan gurindam tersebut dengan
kehidupan sehari-hari menggunakan format sebagai berikut.

Format 5.4

No.

1.

Gurindam

Pasal

10
………

Pesan

Kesimpulan

Bila ingin selamat hormatlah kepada ibuHormat kepada ibu
………………………. …………………………………………………….

Pelatihan

Anda telah mengidentifikasi ciri-ciri gurindam, lancar membawakan
gurindam dengan lafal dan intonasi, mendiskusikan arti kata sulit,
membicarakan nilai-nilai gurindam dan relevan dengan kehidupan
sekarang, tugas Anda sekarang adalah jelaskan keterkaitan gurindam
dengan kehidupan sehari-hari!








Ciri Ciri Gurindam

Gurindam termasuk kedalam sastra lama. Gurindam ditulis dalam betuk bentuk bait bait. Setiap bait berisi dua baris. Baris baris itu mempunyai persamaan bunyi yang sering dirumuskan dengan a-a. dua baris dalam satu bait gurindam umumnya dipahami sebagai satu kalimat yang sempurna. Kalimat itu sendiri atas dua anak klausa, (sering disebut induk dan anak kalilmat).

Isi gurindam bisanya berupa nasihat. Kalimat dalam gurindam (baris pertama dan kedua) umumnya menunjukan hubungan persyaratan dan konsekuensi.
Berdarkan betuk atau isi gurindam ciri-cirinya sebagai berikut :

a. Tiap tiap suku teerdiri atas dua baris.
b. Banyak setiap suku kata pada tiap-tiap baris tidak tetap, (biasanya 10-12 suku kata).
c. Sajaknya a-a.gurindam yang baik bersajak penuh, tetapi ada juga yang bersajak paruh.
d. Baris kedua adalah akibat atau balasan yang tersebut dalam baris pertama.
e. Gurindam berisi nasihat.

Contoh :
a. Barang siapa tidak sembahyang
Ibarat rumah tidak bertiang
Dengan bapak jangan durhaka
Supaya ayah tidak murka
b. Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari oleh kamu akan abadi
Yang ada baik sedikit budi
You might also like:
·         GURINDAM
·         Ciri dari Gurindam




Gurindam, Pantun, Syair, dan Talibun merupakan bagian dari puisi lama. Pengarang karya sastra lama termasuk puisi lama biasanya anonim atau tidak diketahui.

Berikut ini adalah contoh puisi lama:

# Gurindam
Gurindam adalah jenis puisi lama yang terdiri atas 2 baris, semuanya merupakan isi dan menunjukkan hubungan sebab akibat

contoh:

Cahari olehmu akan sahabat
yang dapat dijadikan obat

Cahari olehmu akan guru
yang mampu memberi ilmu

Cahari olehmu akan kawan
yang berbudi serta setiawan

Cahari olehmu akan abdi
yang terampil serta berbudi


# Pantun
merupakan jenis puisi lama yang terdiri atas 4 baris, memiliki rima (persamaan bunyi) dengan baris pertama dan edua merupakan sampiran dan baris ketiga dan ke empat merupakan isi

Contoh:

Tanam melati di rama-rama
Ubur-ubur sampingan dua
Biarlah mati kita bersama
Satu kubur kita berdua
(Roro Mendut, 1968)


# Syair
Syair merupakan puisi lama yang terdiri atas 4 baris per bait. Semua baris merupakan isi

Contoh:

Bulan purnama cahaya terang
Bintang seperti intan
Pungguk merawan seorang-orang
Berahikan bulan di tanah seberang

Pungguk bercinta pagi dan petang
Melihat bulan di pagar bintang
Terselap merindu dendamnya datang
Dari saujana pungguk menentang


# Talibun
Talibun merupakan puisi lama yang hampir mirip dengan pantun, bedanya hanya pada julah baris. Jumlah baris pada talibun lebih dari 4 baris.

Contoh:

Panakik pisau siraut
Ambil galah batang lintabung
Silodang ambil untuk niru
Yang setitik jadikan laut
Yang sekapal jadikan gunung
Alam terkembang jadikan guru
(Panghulu, 1978:2)

Video Puisi Lama

Dalam video ini akan diperlihatkan pembacaan sebuah puisi yang di klaim sebagai puisi lama oleh pengunggahnya
(indahf/Carapedia)

Pencarian Terbaru (100)
Contoh puisi lama. Puisi lama. Contoh puisi. Contoh puisi lama dan puisi baru. Kumpulan puisi lama. Contoh talibun. Contoh contoh puisi.
Contoh contoh puisi lama. Pengertian puisi lama. Puisi lama dan puisi baru. Syair puisi lama. Contoh mantra. Syair lama. Puisi lama dan contohnya.
Contoh bidal. Puisi lama syair. Pengertian puisi lama dan contohnya. Jenis jenis puisi lama dan contohnya. Contoh puisi gurindam. Contoh puisi lama mantra. Contoh puisi lama syair.
Contoh mantra puisi lama. Contoh puisi mantra. Contoh puisi baru. Contoh puisi bidal. Jenis puisi. Bentuk puisi lama. Contoh puisi lama dan baru.
Jenis puisi lama dan contohnya. Definisi puisi lama. Macam puisi lama. Contoh seloka puisi lama. Macam macam puisi lama. Contoh sastra lama. Contoh puisi lama bidal.
Puisi lama bidal. Contoh gurindam. Sastra lama. Contoh karmina. Jenis jenis pantun dan contohnya. Kumpulan puisi beserta pengarangnya. Contoh seloka.
Contoh karmina puisi lama. Contoh puisi syair. Pengertian bidal. Contoh syair terkenal. Contoh puisi lama gurindam. Talibun. Puisi puisi lama.
Puisi baru dan puisi lama. Macam macam puisi lama dan contohnya. Kumpulan puisi. Macam puisi. Kumpulan puisi sastra. Contoh puisi talibun. Bidal puisi lama.
Puisi bidal. Puisi mantra. Contoh puisi lama karmina. Contoh talibun puisi lama. Contoh bidal puisi lama. Pantun talibun. Bentuk bentuk puisi lama.
Contoh gurindam lama. Contoh karya sastra lama. Puisi sastra lama. Kumpulan puisi lama dan puisi baru. Contoh puisi lama talibun. Contoh contoh puisi baru. Pengertian gurindam.
Jenis syair dan contohnya. Pengertian bidal dan contohnya. Contoh pantun talibun. Puisi lama gurindam. Contoh contoh gurindam. Pengertian talibun. Macam macam puisi lama dan puisi baru.
Jenis jenis puisi baru dan contohnya. Contoh bentuk puisi lama. Contoh kumpulan puisi lama. Contoh contoh talibun. Contoh karya sastra puisi. Contoh puisi karmina. Contoh gurindam puisi lama.
Contoh puisi baru dan puisi lama. Contoh syair sastra lama. Kumpulan contoh puisi lama. Contoh puisi sastra. Pengertian puisi lama dan puisi baru. Isi puisi lama. Puisi gurindam.
Puisi lama talibun. Seloka puisi lama. Bentuk dan contoh puisi lama. Contoh pantun bidal. Kumpulan talibun. Contoh sastra lama dan sastra baru. Puisi lama contoh.
Contoh puisi lama pantun. Contoh pantun karmina.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar